Mantap RS bhayangkara totalitas dlm pelayanan
Pemerintah Provinsi Kalsel bersama DPRD Kalsel berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) (foto: DPRD Kalsel) TRANSPLUS.ID, Jakarta
Program makan bergizi gratis yang dicanangkan oleh Presiden Prabowo Subianto menarik perhatian di Kalimantan Selatan (Kalsel). Pemerintah Provinsi Kalsel bersama DPRD Kalsel menyusun strategi agar program ini berjalan lancar dan tepat sasaran.
Wakil Ketua DPRD Kalsel, H. Muhammad Alpiya Rakhman, memberikan dukungan penuh untuk program ini. Ia menjelaskan bahwa pihaknya segera berkoordinasi dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).
“DPRD Kalsel memastikan pengalokasian anggaran untuk pelaksanaan atau pembangunan infrastruktur pendukung. DPRD dan Pemprov sepakat bahwa program ini harus sukses,” kata Alpiya.
Program ini menyasar sekolah negeri dan pesantren. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, mengatakan bahwa pesantren juga menerima manfaat dari program ini.
“Pemerintah menunjukkan perhatian ke semua lapisan masyarakat, termasuk pesantren. Pesantren memiliki peran besar dalam membentuk generasi yang hebat, jadi mereka tidak boleh tertinggal,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengapresiasi program ini. Menurutnya, program ini meningkatkan kesehatan masyarakat sekaligus menggerakkan ekonomi lokal.
“Kalau bahan makanannya berasal dari produk pertanian lokal, petani semakin sejahtera. Selain itu, tenaga kerja lokal juga mendapat banyak peluang,” ungkapnya.
Pemerintah merencanakan pelaksanaan program ini di 421 titik pelayanan yang tersebar di kabupaten dan kota se-Kalsel. Dengan jangkauan ini, masyarakat menerima manfaat program secara langsung dan merata. Program ini meningkatkan kesehatan masyarakat dan mendorong perekonomian lokal. (hani)
Tidak ada komentar