Pengelolaan Sampah Jadi Sorotan, Suripno Dorong Peningkatan Kapasitas Agen 3R

waktu baca 2 menit
Senin, 8 Jun 2026 07:56 redaksi2

TRANSPLUS.ID, BANJARMASIN – Wakil Ketua Komisi II DPRD Kalimantan Selatan, H. Suripno Sumas, kembali melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) terkait pengelolaan lingkungan hidup dan persampahan kepada warga Kecamatan Banjarmasin Utara, Sabtu (6/6/2026).

Kegiatan tersebut mengangkat implementasi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah serta Peraturan Daerah Kota Banjarmasin Nomor 21 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Persampahan dan Kebersihan.

Dalam kesempatan itu, Suripno menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas Agen 3R (Reduce, Reuse, Recycle) yang selama ini berperan memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pengelolaan sampah.

Menurutnya, masih terdapat sejumlah keluhan dari warga mengenai belum optimalnya sosialisasi dan penyampaian informasi terkait pengelolaan sampah di lingkungan masyarakat.

“Masih ada warga yang merasa informasi mengenai pengelolaan sampah belum tersampaikan secara maksimal. Karena itu, peningkatan kemampuan dan pembekalan bagi Agen 3R menjadi hal yang penting agar edukasi kepada masyarakat lebih efektif,” ujar Suripno.

Sosialisasi tersebut turut menghadirkan narasumber Tenaga Ahli Gubernur Kalimantan Selatan, Sugiarto Sumas, yang juga merupakan pensiunan pegawai Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Dalam diskusi yang berlangsung, keberadaan bank sampah dan Agen 3R dinilai memiliki peran penting dalam membantu mengurangi volume sampah yang dihasilkan masyarakat. Upaya tersebut menjadi semakin penting mengingat Kota Banjarmasin saat ini menghadapi persoalan pengelolaan sampah yang membutuhkan perhatian bersama.

Selain memberikan apresiasi terhadap peran para penggerak lingkungan, Suripno juga mendorong adanya pelatihan yang lebih intensif bagi Agen 3R agar kemampuan mereka dalam memberikan edukasi kepada masyarakat semakin meningkat.

“Kami juga mendorong adanya pelatihan yang lebih intensif serta penguatan komunikasi antarpetugas melalui berbagai media, termasuk platform digital,” katanya.

Ia berharap keberadaan bank sampah dan Agen 3R dapat semakin dioptimalkan sehingga mampu membantu menekan jumlah sampah yang berakhir di tempat pembuangan akhir sekaligus meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan diharapkan terus meningkat, sehingga dapat mendukung terciptanya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi warga Kota Banjarmasin. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA