Mantap RS bhayangkara totalitas dlm pelayanan
TRANSPLUS.ID, KUALA KAPUAS – Rapat koordinasi verifikasi lokasi lahan Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) Tahun 2026 digelar di Aula Makodim 1011/Kuala Kapuas, Jumat (29/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan memastikan keakuratan dan kelayakan lahan yang diusulkan, sehingga pelaksanaan program benar-benar tepat sasaran serta mampu memberikan manfaat maksimal bagi petani dan mendukung ketahanan pangan daerah.
Dalam rapat tersebut terungkap bahwa total luas lahan yang diusulkan mencapai 5.211 hektare yang tersebar di lima kecamatan dan 30 desa di wilayah Kabupaten Kapuas. Luasan tersebut dinilai memiliki potensi besar dalam meningkatkan produksi pangan, khususnya komoditas padi.
Asisten III Setda Kapuas, Perry Noah, yang memimpin rapat menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam proses verifikasi lahan. Ia menyebut keterlibatan berbagai pihak, mulai dari unsur TNI, perangkat daerah teknis, hingga instansi terkait, sangat diperlukan untuk memastikan kelayakan lahan secara administrasi maupun teknis.
“Kita ingin lokasi yang ditetapkan benar-benar clear dan clean, baik dari sisi status lahan, kesesuaian tata ruang, maupun kondisi di lapangan. Dengan begitu program cetak sawah rakyat bisa berjalan efektif dan berkelanjutan,” ujarnya.
Selain itu, rapat juga membahas sinkronisasi data antarinstansi guna menghindari tumpang tindih pemanfaatan lahan, sekaligus memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak lintas sektor, di antaranya unsur TNI dari Kodim 1011/Kuala Kapuas, perangkat daerah terkait, serta instansi teknis di bidang pertanian, tata ruang, dan pertanahan. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan lahan yang diverifikasi tidak bermasalah dan siap mendukung implementasi program secara optimal. (red)
Tidak ada komentar