Mantap RS bhayangkara totalitas dlm pelayanan
TRANSPLUS.ID, Palangka Raya — Sungai Kahayan kembali tenang. Setelah tiga hari menyimpan rahasia di arusnya, sungai yang membelah Kota Palangka Raya itu akhirnya mengembalikan jasad Muhammad Akbar Sugiarto (20), pemuda yang tenggelam usai perahunya terbalik saat memancing bersama rekan-rekannya.
Senin (12/5/2025) sore, sekitar pukul 15.40 WIB, tubuh Muhammad ditemukan tim SAR gabungan dari Polresta Palangka Raya, Basarnas, BPBD, TNI, dan relawan. Lokasi penemuan berada sekitar 500 meter dari titik awal dilaporkan tenggelam, tepatnya di tikungan kanan Sungai Kahayan, wilayah Kelurahan Pahandut Seberang.
Kapolresta Palangka Raya, Kombes Pol. Dedy Supriadi, S.I.K., M.H., yang sejak awal memantau pencarian di lapangan, menyampaikan rasa duka dan apresiasi atas sinergi seluruh unsur yang terlibat. “Tiga hari pencarian penuh tantangan, akhirnya membuahkan hasil. Kami turut berbelasungkawa atas kejadian ini,” ucapnya.
Perahu mesin yang ditumpangi korban disebut-sebut kehilangan kendali hingga terbalik saat mereka sedang memancing, Sabtu (10/5/2025) lalu. Sejak itu, harapan menggantung di bibir sungai — hingga hari ketiga menjadi jawabannya.
Usai ditemukan, jasad Muhammad langsung dibawa ke rumah duka di Jalan Menteng XXI menggunakan ambulans Lazismu, dikawal oleh aparat dan relawan yang turut serta dalam pencarian. Suasana haru menyelimuti prosesi tersebut, diiringi tangis keluarga yang akhirnya bisa memeluk untuk terakhir kalinya.
Kahayan, yang sering menjadi saksi bisu kehidupan masyarakat pesisirnya, kini kembali mengingatkan: alam tak bisa ditebak. Dan setiap petualangan, sekecil apa pun, perlu kehati-hatian yang besar. Ydi
Tidak ada komentar