Gerak Cepat Tangani Dampak Puting Beliung di Dadahup dan Kapuas Murung

waktu baca 2 menit
Minggu, 5 Okt 2025 08:37 redaksi2

TRANSPLUS.ID, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas segera melakukan langkah cepat menangani dampak angin puting beliung yang melanda Kecamatan Dadahup dan Kapuas Murung pada Jumat (3/10/2025) sore. Bupati Kapuas H.M. Wiyatno bersama Wakil Bupati, Kapolres, Sekretaris Daerah, dan sejumlah kepala OPD meninjau langsung lokasi terdampak pada Sabtu (4/10/2025).

Dalam tinjauan tersebut, Bupati Wiyatno menegaskan komitmen pemerintah untuk hadir secara langsung dan memastikan penanganan yang cepat dan tepat bagi warga terdampak. Ia menginstruksikan agar pendataan kerusakan rumah dan fasilitas umum dilakukan secara akurat oleh perangkat daerah dengan bantuan camat dan kepala desa.

“Pemerintah akan membantu seluruh rumah yang terdampak melalui program bedah rumah, bukan dalam bentuk uang tunai, agar penanganannya seragam dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari. Saya berharap pendataan selesai dalam satu hingga dua hari, dan penanganan tuntas dalam satu bulan,” tegas Bupati.

Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai, menambahkan agar pendataan mencakup juga fasilitas publik seperti sekolah dan puskesmas agar perbaikan bisa menyeluruh. “Pendataan harus akurat agar bantuan tepat sasaran dan administrasi berjalan lancar. Setelah data lengkap, OPD terkait akan segera menindaklanjuti di lapangan,” ujarnya.

Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma menyatakan kesiapan Polres bersama TNI untuk mendukung proses pendataan, pengamanan lokasi, dan distribusi bantuan agar kondisi tetap aman dan kondusif. “Kami siap mendukung pemerintah daerah agar situasi tetap terkendali,” katanya.

Sementara itu, Dinas Sosial bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) telah menyalurkan bantuan darurat berupa terpal, alas tidur, selimut, family kit, dan kebutuhan pokok seperti mie instan untuk meringankan beban masyarakat sementara menunggu perbaikan rumah dilakukan secara menyeluruh.

Berdasarkan laporan sementara, lebih dari 150 rumah mengalami kerusakan mulai dari ringan hingga berat. Pendataan masih terus berlangsung guna memastikan jumlah pasti warga terdampak.

Pemerintah Kabupaten Kapuas memastikan penanganan bencana ini menjadi prioritas utama demi memastikan keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.(red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA