Darah Mengalir di Tahun Baru, Aan Diserang dengan Parang

waktu baca 2 menit
Rabu, 1 Jan 2025 12:36 beritatrans

TRANSPLUS.ID, Banjarmasin

Pagi itu, suasana di Banjarmasin Tengah tampak tenang. Namun, ketenangan itu pecah begitu saja ketika M Arif Ansyari (26), atau yang lebih dikenal dengan nama Aan, baru saja pulang dari tugas sebagai penjaga malam. Setelah seharian bekerja, ia beristirahat di rumahnya yang terletak di Jalan Maluku Gang Baru, Banjarmasin Tengah. Namun, pagi yang seharusnya menjadi waktu istirahat itu berubah dramatis.

Tiba-tiba, Mulyadi (30), yang diketahui tinggal di Jalan Sulawesi Gang Maluku, datang dengan membawa parang. Dalam keadaan mabuk, Mulyadi langsung menghampiri Aan dan tanpa peringatan menebaskan parang ke arahnya, Rabu (1/1/2025) pagi.

Saat itu, terdengar suara Mulyadi yang berteriak, “Kamu ingin merebut jagaan saya!” sambil mengayunkan parang dan mengenai tangan kanan Aan. Darah langsung bercucuran menyisakan luka sayatan cukup dalam di sebelah kanan dan tangan kirinya terluka goresan.

Dengan kondisi terluka, Aan melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Banjarmasin Tengah. Tak butuh waktu lama, Tim Gabungan yang terdiri dari anggota Polsek Banjarmasin Tengah dan Unit Jatanras Polresta Banjarmasin segera bergerak.

Dalam beberapa jam saja, mereka berhasil menemukan dan menangkap Mulyadi di rumahnya. Senjata tajam yang digunakan pelaku, berupa parang, juga berhasil diamankan sebagai barang bukti.

Kapolsek Banjarmasin Tengah, Kompol Eka Saprianto, membenarkan penangkapan tersebut. Ia menjelaskan bahwa Mulyadi kini dijerat dengan pasal 351 (1) atau (2) KUHP tentang penganiayaan. “Pelaku sudah kami amankan dan proses hukum akan segera dilanjutkan,” ujar Kompol Eka dengan tegas.

Penyelidikan lebih lanjut terungkap bahwa peristiwa tersebut tidak terjadi begitu saja. Beberapa hari sebelumnya, Aan sempat menegur Mulyadi yang mencoba mengambil barang jagaan miliknya. Diduga, inilah yang menjadi pemicu amarah Mulyadi, hingga ia nekat melakukan penganiayaan dengan senjata tajam.

Beruntung, berkat laporan cepat dari Aan dan kerjasama yang solid antara polisi dan masyarakat, pelaku berhasil ditangkap dalam waktu singkat. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA