Mantap RS bhayangkara totalitas dlm pelayanan
TRANSPLUS.ID, Palangkaraya – Bulan Ramadhan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga tentang berbagi dan peduli terhadap sesama. Semangat inilah yang ditunjukkan oleh komunitas Kopasdok, yang tetap menggelar aksi berbagi takjil meski di tengah kondisi ekonomi yang tak menentu.
Di sepanjang Jalan Thamrin, para driver taksi online membagikan paket takjil kepada pengguna jalan yang melintas. Walaupun orderan menurun dan pendapatan mereka berkurang, hal itu tidak menjadi penghalang untuk berbagi rezeki.
“Kami tahu bagaimana rasanya bekerja keras di jalanan setiap hari. Mungkin takjil ini sederhana, tapi setidaknya bisa membantu mereka yang masih di perjalanan agar bisa berbuka tepat waktu,” ujar Ketua Komunitas Kopasdok yg biasa dipanggil Jrabang
Kegiatan ini bukan sekadar aksi sosial, tetapi juga wujud syukur. Di tengah keterbatasan, para driver ini ingin menunjukkan bahwa kebaikan tetap bisa dilakukan, sekecil apa pun bentuknya. Karena bagi mereka, berbagi tidak harus menunggu berlebih—cukup dengan niat tulus dan keikhlasan.
Antusiasme masyarakat terlihat jelas, kebaikan kecil ini menjadi pengingat bahwa kepedulian adalah kekuatan yang bisa menyatukan dan menghangatkan hati banyak orang.
Ramadhan adalah waktu untuk saling menguatkan. Jika mereka yang tengah berjuang tetap bisa berbagi, maka seharusnya kita semua juga bisa menyalakan kebaikan dalam bentuk apa pun. Karena di dunia yang serba cepat ini, perhatian dan kepedulian adalah hal yang paling berharga.
Mereka membuktikan bahwa berbagi bukan tentang seberapa banyak yang kita miliki, tetapi tentang seberapa besar hati kita untuk peduli. (Ydi)
Tidak ada komentar