Wabup Kapuas Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Ketupat Talabang 2026

waktu baca 3 menit
Kamis, 12 Mar 2026 12:28 redaksi2

TRANSPLUS.ID, KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas, Dodo, menghadiri sekaligus memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat “Ketupat Talabang 2026” dalam rangka pengamanan dan pelayanan perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut dilaksanakan di halaman Markas Komando (Mako) Polres Kapuas, Kamis (12/3/2026).

Apel tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, serta instansi terkait. Dalam pelaksanaannya, Wakil Bupati didampingi Kapolres Kapuas AKBP Gede Eka Yudharma selaku tuan rumah kegiatan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari apel gelar pasukan yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia sebagai bentuk kesiapan dalam menghadapi arus mudik dan perayaan Idul Fitri.

Dalam amanatnya, Dodo menyampaikan bahwa apel gelar pasukan merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel, sarana, dan prasarana, sekaligus wujud komitmen serta sinergitas lintas sektor dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026.

“Apel gelar pasukan ini dalam rangka menyukseskan Operasi Ketupat 2026 sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dapat berjalan dengan aman, nyaman, tertib, dan lancar,” ujarnya.

Ia juga menyoroti dinamika global yang berpotensi mempengaruhi stabilitas ekonomi nasional, termasuk gejolak harga minyak dunia. Meski demikian, pemerintah terus mengambil langkah strategis melalui penguatan diplomasi internasional serta kebijakan ekonomi untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan energi.

Menjelang Idul Fitri, pemerintah memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan LPG tetap mencukupi. Masyarakat pun diimbau untuk berbelanja sesuai kebutuhan dan tidak melakukan panic buying.

Lebih lanjut, Dodo menyebut perayaan Idul Fitri menjadi salah satu momentum yang mendorong perputaran ekonomi di berbagai daerah. Berdasarkan survei Kementerian Perhubungan, potensi pergerakan masyarakat pada Lebaran 2026 diperkirakan mencapai 143,9 juta orang.

Untuk menjamin keamanan dan kelancaran selama masa mudik dan libur Lebaran, Polri bersama TNI dan stakeholder melaksanakan Operasi Ketupat 2026 selama 13 hari, mulai 13 hingga 25 Maret 2026, dengan melibatkan lebih dari 161 ribu personel gabungan.

Selain itu, Polri juga menyiapkan ribuan pos pengamanan, pos pelayanan, dan pos terpadu sebagai pusat informasi serta layanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan.

Pengamanan akan difokuskan pada sejumlah objek vital, seperti masjid, lokasi salat Idul Fitri, pusat perbelanjaan, objek wisata, terminal, pelabuhan, stasiun, hingga bandara.

Wakil Bupati juga mengingatkan seluruh personel untuk memedomani kebijakan pemerintah terkait pengaturan lalu lintas selama masa mudik dan arus balik, termasuk penerapan rekayasa lalu lintas serta pembatasan operasional kendaraan angkutan barang.

“Personel juga diminta meningkatkan patroli pada titik-titik rawan guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat seperti kejahatan konvensional, premanisme, balap liar, hingga perkelahian antar kelompok,” tambahnya.

Menutup amanatnya, Dodo mengingatkan seluruh pihak agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem selama periode mudik Lebaran, serta memastikan kesiapsiagaan dalam menghadapi kemungkinan bencana hidrometeorologi, sehingga pelaksanaan mudik dan perayaan Idul Fitri di Kabupaten Kapuas dapat berjalan aman, tertib, dan lancar. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA