Safari Ramadan Batola Hadirkan Komitmen Nasional

waktu baca 2 menit
Selasa, 17 Mar 2026 14:11 redaksi2

TRANSPLUS.ID, BARITO KUALA – Suasana hangat dan penuh kebersamaan mewarnai kegiatan Safari Ramadan yang digelar Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) di Aula Selidah, Senin (16/03). Agenda yang dirangkai dengan silaturahmi dan buka puasa bersama keluarga besar HMI dan KAHMI se-Batola ini menjadi momentum penting, tak hanya dalam mempererat ukhuwah, tetapi juga menghadirkan sejumlah komitmen pembangunan strategis bagi daerah.
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Batola, H. Bahrul Ilmi, bersama istri, serta Ketua Komisi II DPR RI, M. Rifqinizamy Karsayuda, yang turut didampingi istri. Hadir pula Sekretaris Daerah Batola, jajaran Forkopimda, pimpinan SKPD, mitra kerja Komisi II DPR RI, perwakilan Bawaslu, ATR/BPN, Bank Kalsel, hingga akademisi.
Dalam sambutannya, Bahrul Ilmi menyampaikan apresiasi atas kehadiran Rifqinizamy yang dinilai konsisten memperjuangkan aspirasi Kalimantan Selatan di tingkat nasional. Ia menyebut kehadiran legislator tersebut sebagai bentuk dukungan nyata terhadap percepatan pembangunan di Batola.
“Kehadiran beliau merupakan kehormatan luar biasa bagi kami. Sosok yang selama ini vokal memperjuangkan kepentingan daerah,” ujar Bahrul. Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan momen Ramadan untuk memperkuat doa dan harapan, khususnya menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Sementara itu, Rifqinizamy memanfaatkan forum tersebut untuk memaparkan sejumlah program strategis nasional yang akan difokuskan di Barito Kuala dalam beberapa tahun ke depan. Salah satu yang menjadi sorotan adalah rencana program pengelolaan sampah terpadu melalui skema Local Sustainability Development Project (LSDP) senilai Rp150 miliar pada 2027. Program ini mencakup pembangunan Tempat Pengolahan Sampah (TPS) terpadu hingga industri pengolahan sampah menjadi pupuk.
Tak hanya itu, ia juga mendorong optimalisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan memastikan pasokan bahan pangan seperti telur, ayam, dan sayuran berasal dari petani serta peternak lokal Batola. Langkah ini diharapkan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah.
Dalam sektor agraria, percepatan program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) juga menjadi perhatian. Rifqinizamy menjanjikan tambahan kuota sertifikat tanah gratis pada Juli mendatang, dengan prioritas bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha mandiri.
Di sisi infrastruktur, ia mengungkapkan rencana usulan pembangunan bundaran besar di kawasan Handil Bakti. Proyek ini digadang-gadang menjadi “wajah depan” Kalimantan Selatan bagi para pendatang dari arah Kalimantan Tengah.
Selain pemaparan program, kegiatan ini juga diisi dengan penyerahan bantuan Safari Ramadan sebesar Rp25 juta untuk kemakmuran masjid di wilayah Rantau Badauh dan Barambai. Bantuan lain turut disalurkan melalui program CSR Bank Kalsel, serta penyerahan sertifikat tanah secara simbolis oleh BPN kepada perwakilan masyarakat. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA