Kejagung Gelar Diskusi untuk Tingkatkan Pelayanan Publik dan Kepercayaan Masyarakat

waktu baca 2 menit
Kamis, 13 Feb 2025 06:11 beritatrans

TRANSPLUS.ID, Jakarta

Kejaksaan Republik Indonesia (RI) terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik untuk memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusinya. Dalam rangka mencapai tujuan tersebut, Kejaksaan RI menggelar Kelompok Diskusi Terarah bertajuk “Optimalisasi Peran Pelayanan Publik Kejaksaan RI dalam Rangka Meningkatkan Kepercayaan Publik” yang diadakan secara hybrid di Hotel Gran Mahakam, Jakarta. Acara ini dihadiri oleh Asisten Intelijen pada seluruh Kejaksaan Tinggi, Kepala Seksi Intelijen, Kepala Seksi Penerangan Hukum, dan Kepala Cabang Kejaksaan Negeri se-Indonesia.

Diskusi dibuka secara resmi oleh Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM-Intel) Reda Manthovani, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya transparansi dan keterbukaan informasi dalam pelayanan publik. “Perkembangan teknologi informasi telah menciptakan era baru, di mana transparansi menjadi suatu keharusan. Masyarakat kini semakin kritis dan menginginkan akses cepat terhadap informasi,” ujar JAM-Intel.

Beberapa poin penting yang dibahas dalam diskusi ini antara lain:

  1. Penyajian Informasi Publik yang Transparan dan Akuntabel – Kejaksaan RI berkomitmen untuk secara rutin memberikan informasi yang mudah diakses oleh masyarakat untuk meningkatkan citra positif.
  2. Optimalisasi Sistem SP4N LAPOR! – Sistem pengelolaan pengaduan masyarakat harus lebih responsif terhadap laporan publik.
  3. Pemutakhiran Sistem Informasi Pelayanan Publik Nasional (SIPPN) – Layanan publik Kejaksaan harus diperbarui dan disosialisasikan kepada masyarakat secara luas.
  4. Minimalkan Sengketa Informasi Publik – Kejaksaan diharapkan memberikan respons cepat dan transparan sesuai dengan Undang-Undang Keterbukaan Informasi Publik.
  5. Pelaksanaan Survei Kepuasan Masyarakat – Evaluasi berkala terhadap pelayanan publik akan dilakukan untuk memastikan kualitas layanan sesuai harapan masyarakat.

Dengan diskusi ini, diharapkan seluruh peserta dapat meningkatkan pengelolaan pengaduan dan pelayanan berbasis digital. “Muara dari seluruh upaya ini adalah terciptanya pelayanan publik yang unggul, yang pada akhirnya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Kejaksaan RI,” tutup JAM-Intel. Acara ini juga dihadiri oleh berbagai narasumber kompeten, termasuk Komisioner Komisi Informasi Pusat, Asisten Deputi Kementerian PAN-RB, dan Statistisi Madya Badan Pusat Statistik. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA