Mantap RS bhayangkara totalitas dlm pelayanan
Kepala Seksi Promosi dan Pemasaran UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kalimantan Selatan, Noor Aneka Linda Wati, saat diwawancarai oleh wartawan mengenai pelaksanaan Bazar UMKM dalam rangka Perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Kalsel. (foto : transplus.id) TRANSPLUS.ID, Banjarmasin
Perayaan Hari Pers Nasional (HPN) 2025 di Kalimantan Selatan tak hanya diramaikan dengan berbagai acara pers, tetapi juga menghadirkan bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), di halaman Kantor Gubernur Kalimantan Selatan, Banjarbaru, Minggu (9/2) nanti. Bazar ini digelar untuk mempertemukan para pelaku usaha kecil dengan pengunjung dari berbagai penjuru daerah di Indonesia.
Bazar ini menjadi ajang bagi para pelaku UMKM untuk menampilkan produk-produk unggulan mereka yang tak hanya berkualitas, tapi juga sarat akan nilai lokal. Kepala Seksi Promosi dan Pemasaran UMKM Dinas Koperasi dan UKM Kalimantan Selatan, Noor Aneka Linda Wati mengatakan bazar ini merupakan momen berharga bagi para pelaku usaha lokal untuk mengenalkan produk mereka ke khalayak lebih luas.
“Acara ini bukan hanya untuk merayakan HPN, tetapi juga untuk memberikan ruang bagi UMKM untuk berkembang. Dengan bantuan dari Bank Kalsel yang menyediakan 50 tenda, kami berharap dapat memperkenalkan produk-produk khas Kalimantan Selatan kepada pengunjung dari berbagai provinsi,” ungkap Linda.
Bazar UMKM ini tidak sekadar menjadi tempat jual beli produk, namun juga menjadi panggung untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan kreativitas yang ada di Kalsel. Dari aksesoris tradisional hingga produk-produk kerajinan tangan, setiap item yang ditampilkan di bazar ini memiliki cerita dan nilai yang mendalam, mencerminkan kehidupan serta kearifan lokal masyarakat Kalimantan Selatan.
Bazar akan dibagi menjadi empat klaster, pertama, UMKM dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, kedua, komunitas UMKM, ketiga, UMKM mandiri binaan Dinas Koperasi dan UKM, dan keempat, UMKM yang bergerak di sektor ekonomi kreatif dari Dinas Pariwisata. Setiap klaster diharapkan dapat memperkaya pengalaman pengunjung dengan berbagai produk khas yang sulit ditemukan di tempat lain.
Produk-produk yang ditampilkan di bazar ini tak hanya menarik dari segi desain, tetapi juga mencerminkan ciri khas Kalimantan Selatan. “Kami menonjolkan aksesori dan produk lokal yang kaya akan budaya. Harapan kami, para pengunjung dari luar provinsi bisa membawa pulang kenangan khas Kalimantan Selatan,” kata Linda sambil tersenyum.
Lebih dari sekadar pameran produk, bazar UMKM ini juga memiliki dampak besar terhadap perekonomian daerah. Dengan meningkatnya daya tarik produk lokal, diharapkan pelaku UMKM dapat berkembang lebih pesat, menciptakan lapangan kerja baru, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih merata di seluruh wilayah Kalsel.
Linda Wati berharap bazar ini dapat menginspirasi para pelaku UMKM untuk lebih berinovasi. “Kami berharap, melalui kegiatan ini, semangat para pelaku UMKM untuk terus berkreasi dan berkarya semakin tinggi,” pungkasnya.
Bazar UMKM di HPN 2025 ini bukan sekadar acara seremonial, tetapi sebuah momentum bagi pelaku usaha lokal untuk terus berkembang, memperkenalkan produk khas Kalsel, dan turut serta dalam memperkokoh ekonomi daerah yang lebih stabil dan berdaya saing. (red)
Tidak ada komentar