Mantap RS bhayangkara totalitas dlm pelayanan
TRANSPLUS.ID, JAKARTA – Bupati Kapuas HM Wiyatno menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BKN) Tahun 2025 yang mengusung tema “ASN Bergerak Bersama Mewujudkan Asta Cita”. Kegiatan ini berlangsung di Hotel Pullman Jakarta Central Park, Podomoro City, Jakarta, pada Rabu (19/11), dan dihadiri oleh seluruh kepala daerah se-Indonesia beserta Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) masing-masing daerah.
Rakornas ini dibuka secara resmi oleh Kepala BKN Prof. Dr. Zudan Arif Fakrullah. Dalam sambutannya, Prof. Zudan menyampaikan bahwa jumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di Indonesia mengalami peningkatan signifikan pada tahun 2024 hingga 2025, dengan penambahan sekitar 1,3 juta ASN. Saat ini, jumlah ASN di Indonesia tercatat mencapai 5,588 juta.
“Angka ini bukan sekadar statistik, tetapi mencakup dimensi skill, knowledge, dan attitude yang harus sejalan dengan visi-misi kepala daerah serta menjaga NKRI tetap utuh,” ujar Prof. Zudan.
Prof. Zudan menegaskan bahwa BKN memegang amanah besar dalam menjaga tata kelola kepegawaian nasional. Ia menyoroti pentingnya Asta Cita, pedoman pembangunan ASN lima tahun ke depan, yang harus diwujudkan melalui kolaborasi antara seluruh instansi pemerintah.
“Asta Cita ini bukan sekadar dokumen, tapi merupakan visi besar yang harus diwujudkan dengan SDM yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. Pancasila harus menjadi ideologi yang tercermin dalam kualitas ASN yang kita miliki,” tambahnya.
Dalam kesempatan itu, Prof. Zudan juga menekankan bahwa reformasi birokrasi tidak hanya berkaitan dengan peningkatan kualitas ASN, tetapi juga harus mampu melindungi ASN dan masyarakat. Ia memberikan contoh transformasi sektor industri seperti keuangan dan telekomunikasi yang sukses melakukan inovasi besar-besaran, seperti peralihan dari layanan whistle post menjadi layanan mobile banking yang lebih efisien.
“Semangat reformasi harus membuat tata kelola kepegawaian semakin melindungi, semakin memudahkan, dan semakin membahagiakan masyarakat. Jika kita masih menggunakan cara-cara yang sudah usang, berarti reformasi kita belum berhasil,” tegasnya.
Prof. Zudan mengingatkan bahwa delapan aspek besar dalam Asta Cita harus diterjemahkan secara nyata dalam tugas ASN, termasuk dalam mendukung pertumbuhan ekonomi 8% dan menciptakan pelayanan publik yang adaptif dan modern.
Bupati Kapuas, HM Wiyatno, dalam sambutannya menyambut baik pelaksanaan Rakornas ini dan menyatakan komitmen Pemerintah Kabupaten Kapuas untuk terus mendukung reformasi birokrasi, peningkatan kapasitas ASN, serta penyelarasan kebijakan kepegawaian sesuai arahan nasional.
“Saya berharap melalui Rakornas ini, Pemerintah Kabupaten Kapuas dapat memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah lainnya. Kami akan terus berupaya mewujudkan ASN yang kompeten, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan yang terbaik demi mendukung visi pembangunan daerah,” ujar Bupati Wiyatno.
Rakornas BKN Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi seluruh pemerintah daerah untuk menyelaraskan kebijakan kepegawaian serta memperkuat reformasi birokrasi guna memastikan ASN dapat menjawab tuntutan perubahan zaman dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (red)
Tidak ada komentar