Mantap RS bhayangkara totalitas dlm pelayanan
TRANSPLUS.ID, KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas, H. Muhammad Wiyatno, mendampingi Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, dan Wakil Gubernur Edy Pratowo dalam panen raya padi yang digelar di Desa Terusan Makmur, Kecamatan Bataguh. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Optimalisasi Lahan 2024 dan upaya nyata meningkatkan ketahanan pangan di Provinsi Kalimantan Tengah.
Panen raya ini dilaksanakan di lahan seluas 760 hektare, sementara Desa Terusan Karya, Terusan Mulya, dan Terusan Makmur memiliki potensi produksi hingga 3.800 hektare. Produktivitas rata-rata mencapai 6,5 ton per hektare, atau setara lebih dari 47.000 ton gabah kering giling per tahun. Bupati Wiyatno menegaskan kontribusi Kapuas terhadap swasembada pangan provinsi.
“Ini wujud nyata kontribusi Kapuas terhadap swasembada pangan Kalimantan Tengah. Kapuas tidak hanya memenuhi kebutuhan lokal, tetapi juga menyumbang 23 persen kebutuhan beras provinsi,” kata Wiyatno.
Sebagai bentuk dukungan kepada petani, Pemkab Kapuas menyerahkan dua unit rotavator dan dua unit combine harvester kepada kelompok tani setempat. Bupati juga memaparkan potensi lahan sawah di Kapuas seluas 45.012 hektare, dengan target luas tanam 2025 mencapai 80.000 hektare. Hingga Juli 2025, realisasi tanam sudah mencapai 77 persen, sementara di Kecamatan Bataguh sendiri, capaian tanam mencapai 63 persen dari target 15.950 hektare.
Bupati Wiyatno menekankan pentingnya sinergi antara program pusat dan daerah untuk memperkuat ketahanan pangan. “Dengan kolaborasi yang kuat, Kapuas dapat terus menjadi tumpuan pangan regional maupun nasional,” ujarnya.
Panen raya ini menjadi momentum bagi pemerintah provinsi dan kabupaten untuk menegaskan komitmen bersama dalam menjaga ketahanan pangan, sekaligus membuktikan bahwa Kapuas mampu memainkan peran strategis sebagai lumbung pangan di Kalimantan Tengah. (red)
Tidak ada komentar