TRANSPLUS.ID, Marabahan – Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, menghadiri acara Pengukuhan Pengurus Kerukunan Keluarga Bakumpai (KKB) Daerah se-Indonesia dan Cabang se-Kalimantan Selatan yang digelar di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Minggu (11/5). Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua DPRD Kalimantan Selatan, unsur Forkopimda, Wali Kota Banjarmasin, dan Ketua Umum KKB.
Rangkaian acara diawali dengan penampilan Tarian Mahelat Lebo yang dibawakan oleh Sanggar Permata Ije Jela dari Marabahan, menambah nuansa budaya khas Bakumpai dalam momen pengukuhan tersebut.
Sebanyak 12 pengurus Dewan Perwakilan Daerah KKB resmi dikukuhkan, mewakili provinsi-provinsi besar di Indonesia, seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Bali, Maluku Utara, Nusa Tenggara Barat, Lampung, dan Riau. Pengukuhan dilakukan langsung oleh Ketua Umum KKB, Yuni Abdi Nur Sulaiman.
Dalam sambutannya, Yuni menyampaikan harapan agar ke depan cakupan organisasi KKB semakin meluas, termasuk hingga luar negeri.
“Insya Allah tahun depan, selain melantik pengurus provinsi lainnya, juga akan melantik pengurus yang ada di Arab Saudi dan Makkah,” ujarnya.
Acara ditutup dengan hiburan dari komedian Cah Lontong bersama rekan-rekannya, serta pembacaan doa oleh Ustadz Mohammad Mobarak.
Usai acara, Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, menyatakan dukungannya terhadap eksistensi dan perkembangan organisasi KKB. Ia hadir didampingi oleh sang istri, Hj. Noor Hayati Bahrul.
“Sebagai kepala daerah, kami mendukung penuh keberadaan Kerukunan Keluarga Bakumpai ini. Ini adalah wadah yang sangat penting untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat identitas budaya. Kita berharap KKB terus berkembang dan terbuka di seluruh Indonesia,” ungkap Bupati.
Kehadiran Bupati dan tokoh-tokoh lainnya menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pelestarian budaya dan penguatan jejaring sosial masyarakat Bakumpai lintas wilayah, sebagai bagian dari kekayaan sosial-budaya di Indonesia. (red)
Tidak ada komentar