Hari Ketiga Pencarian, Polsek Pahandut Sisir DAS Kahayan untuk Temukan Laili Ajumi

waktu baca 2 menit
Minggu, 18 Mei 2025 13:07 beritatrans

TRANSPLUS.ID, Palangkaraya – Misteri hilangnya Laili Ajumi (45) di perairan deras Daerah Aliran Sungai (DAS) Kahayan masih terus dilakukan pencarian, genap tiga hari sudah sejak pria asal Palangka Raya itu dilaporkan tenggelam usai terpeleset dari lanting warga di kawasan Jalan Rindang Banua Ujung. Hingga kini, harapan keluarga dan warga masih menggantung di permukaan arus Kahayan yang tenang di permukaan namun menyimpan arus kuat di dalamnya.

Kepolisian Sektor (Polsek) Pahandut di bawah komando Kompol Volvy Apriana, S.I.K., M.H., bersama jajaran Polresta Palangka Raya dan Polda Kalteng, masih mengerahkan segala upaya untuk menemukan korban. Mereka bergabung dalam tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas Provinsi, BPBD Kota, Ditsamapta dan Satpolairud Polda Kalteng, Babinsa TNI, relawan, serta warga sekitar.

“Upaya penyisiran kami fokuskan pada jalur air mulai dari Kelurahan Pahandut hingga Pahandut Seberang. Menggunakan perahu karet, tim menyusuri titik-titik strategis di sepanjang DAS, termasuk lokasi jatuhnya korban,” terang Kompol Volvy di lokasi pencarian.

Dugaan sementara, Laili terpeleset saat memancing di atas lanting. Beberapa saksi mata mengaku sempat melihat tubuh korban terbawa arus dari barat ke timur sebelum menghilang ditelan derasnya sungai. Musibah itu terjadi Kamis sore sekitar pukul 16.30 WIB.

Kendati hari terus berganti, semangat para pencari tidak surut. Setiap jeram dan tikungan sungai disisir dengan harapan ada tanda-tanda keberadaan korban. Di tengah teriknya matahari dan derasnya aliran air, harapan dan doa terus mengalir bersama arus Kahayan—menanti keajaiban di tengah duka. Ydi

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA