Mantap RS bhayangkara totalitas dlm pelayanan
TRANSPLUS.ID, Barabai
Kelompok Tani Berkat Mufakat menunjukkan dukungannya terhadap misi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama dalam bidang ketahanan pangan, dengan berupaya meningkatkan pemanfaatan lahan pertanian mereka.
Asmuni, Ketua Kelompok Tani Berkat Mufakat, mengungkapkan bahwa kelompoknya memiliki total lahan seluas 200 hektar, namun saat ini hanya mampu mengelola 90 hektar untuk menanam padi. Ia menegaskan bahwa dengan adanya program ketahanan pangan dari pemerintah, lahan yang belum tergarap akan dimaksimalkan penggunaannya.
“Dari 90 hektar yang dikelola, kami mampu menghasilkan 300 ton padi per tahun. Jika seluruh lahan seluas 200 hektar ini dapat dimanfaatkan, kami yakin produksi padi bisa meningkat hingga 600 ton per tahun,” ujar Asmuni.
Kelompok Tani Berkat Mufakat yang memiliki 60 anggota tersebar di Desa Muara Rintis, Kecamatan Batang Alai Utara, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, merasa terbantu dengan adanya bantuan dari Polda Kalimantan Selatan. Bantuan berupa mesin perontok padi, electric sprayer, pupuk, dan pestisida menjadi dorongan besar bagi kelompok ini.
Asmuni menyampaikan bahwa mesin perontok padi yang diberikan Polda Kalsel sangat membantu mempercepat proses panen dan memotivasi para petani untuk lebih giat memanfaatkan lahan mereka. “Mesin ini tentu mempermudah pekerjaan petani, sehingga kami semakin semangat untuk menanam padi,” katanya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada kelompok tani. “Bantuan ini tidak hanya mempermudah pekerjaan kami, tetapi juga memberikan harapan agar ke depan seluruh lahan dapat dikelola secara maksimal,” tambahnya.
Asmuni menutup dengan harapan besar bahwa upaya mereka bersama bantuan dari pemerintah dan pihak terkait dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta mendukung ketahanan pangan Indonesia. (zul)
Tidak ada komentar