Mantap RS bhayangkara totalitas dlm pelayanan
TRANSPLUS.ID, Marabahan, 26 Maret 2025 – Masyarakat Barito Kuala (Batola) tengah resah dengan beredarnya surat sumbangan palsu yang semakin marak diperbincangkan. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Batola, Hery Sasmita, menegaskan pihaknya akan segera menyebarluaskan informasi terkait modus penipuan ini agar masyarakat lebih waspada.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam Workshop Perumusan Pembinaan, Pengawasan, dan Pengendalian (BINWASDAL) Perizinan yang berlangsung selama dua hari, 24-25 Maret 2025, di ruang rapat Sekretaris Daerah (Sekda) Batola. Workshop ini membahas berbagai aspek perizinan di bidang kesejahteraan sosial, keagamaan, pendidikan, hingga kebudayaan.
Satgas Pelayanan Publik Sepakati Langkah Tegas
Dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah, workshop ini dihadiri oleh Satgas Pelayanan Publik yang terdiri dari sejumlah pejabat penting, termasuk Asisten Pemerintahan dan Kesra, Asisten Ekonomi, Asisten Administrasi Umum, serta perwakilan dari berbagai dinas, seperti Dinas PMTSP, Dinas PUPR, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Kominfo, hingga Satpol PP dan para camat.
Dalam diskusi tersebut, terungkap bahwa salah satu faktor yang melatarbelakangi BINWASDAL adalah maraknya praktik pengumpulan sumbangan tanpa izin atau sering disebut PUB (Pengumpulan Uang dan Barang). Surat-surat sumbangan palsu yang beredar di masyarakat menjadi perhatian serius karena berpotensi merugikan banyak pihak.
“Fenomena ini sangat meresahkan dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, Dinas Kominfo akan segera mengambil langkah konkret dengan menyebarluaskan informasi secara masif agar masyarakat tidak mudah tertipu,” ujar Hery Sasmita.
BINWASDAL Perketat Regulasi Perizinan
Workshop ini juga menghasilkan sejumlah kesepakatan terkait konsep BINWASDAL, yang mencakup berbagai jenis perizinan, seperti:
Izin Reklame
Izin Usaha Salon Kecantikan
Izin Usaha Rekreasi dan Hiburan
Izin Pengumpulan Sumbangan Uang/Barang
Izin Mengumpulkan Dana/Sumbangan
Izin Apotek
Izin Praktek Bidan dan Perawat
Izin Kursus dan PAUD
Dengan adanya pengawasan yang lebih ketat, pemerintah daerah berharap dapat menekan praktik ilegal yang merugikan masyarakat, termasuk penyalahgunaan pengumpulan sumbangan.
Hery menambahkan bahwa Dinas Kominfo akan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan informasi mengenai perizinan dan penipuan berkedok sumbangan ini bisa tersampaikan ke seluruh lapisan masyarakat.
Dengan langkah cepat ini, diharapkan warga Batola semakin waspada dan tidak mudah tertipu oleh surat sumbangan palsu yang beredar. Jika menemukan indikasi penipuan, masyarakat diimbau untuk segera melapor ke pihak berwenang. (Ben)
Tidak ada komentar