Peringati Hari Anak Nasional, Pemkab Kapuas Tegaskan Komitmen pada Pendidikan Inklusif

waktu baca 2 menit
Jumat, 11 Jul 2025 08:15 redaksi2

TRANSPLUS.ID, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-41 dengan menegaskan komitmen terhadap pendidikan inklusif dan perlindungan anak. Peringatan digelar di Sekolah Khusus Negeri (SKH) 1 Kuala Kapuas, Kamis pagi, dengan dihadiri jajaran pejabat daerah, guru, dan siswa.

Wakil Bupati Kapuas, Dodo, S.P., mewakili Bupati Kapuas, menyampaikan sambutan penting mengenai hak semua anak, termasuk anak berkebutuhan khusus, untuk mendapatkan pendidikan dan kesempatan tumbuh dan berekspresi. Ia menekankan pentingnya memastikan tidak ada satu pun anak yang tertinggal dalam pendidikan.

“Ketika kita memastikan tidak ada anak tertinggal, kita sedang membangun fondasi kokoh untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Tema HAN tahun ini, “Anak Hebat, Indonesia Kuat – Menuju Indonesia Emas 2045”, dengan subtema “Pendidikan Inklusif untuk Semua: Tidak Ada Anak yang Tertinggal”, menjadi pedoman Kapuas dalam meningkatkan layanan pendidikan dan perlindungan anak secara non-diskriminatif.

Selain upacara, kegiatan peringatan HAN juga diisi dengan kunjungan ke Panti Asuhan Muhammadiyah Mujahidin, di mana Dinas Sosial dan DP3APPKB Kapuas menyerahkan bingkisan untuk anak-anak yang tinggal di lembaga kesejahteraan sosial, sebagai wujud perhatian pemerintah.

Kepala Dinas P3APPKB Kapuas, dr. Tri Setyautami, mengingatkan bahwa meskipun Kapuas berupaya keras menjamin hak anak, masih terdapat tantangan serius terkait kekerasan anak. Hingga pertengahan 2025, tercatat 22 kasus kekerasan terhadap anak yang ditangani di Kabupaten Kapuas.

Pemkab Kapuas juga menyambut baik langkah legislatif dengan disetujuinya Raperda Kabupaten Layak Anak (KLA) oleh DPRD, yang memperkuat kerangka hukum perlindungan anak di wilayah ini.

Melalui peringatan HAN tahun ini, Pemkab Kapuas menegaskan bahwa pendidikan inklusif dan perlindungan anak bukan sekadar slogan, tetapi bagian integral dari strategi pembangunan sumber daya manusia untuk Kapuas yang lebih berdaya saing, adil, dan kuat. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA