Pejabat Bupati Batola Dorong Tingkatkan Mutu Pelayanan Kesehatan

waktu baca 2 menit
Rabu, 19 Feb 2025 04:22 beritatrans

TRANSPLUS.ID, Banjarmasin

Penjabat (Pj) Bupati Barito Kuala, Dinansyah, memimpin Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Kabupaten Barito Kuala Tahun 2025 yang diselenggarakan di Hotel Rattan In, Banjarmasin, pada Senin (17/2). Acara ini mengusung tema “Meningkatkan Mutu Layanan Dalam Menghadapi Transformasi Sistem Pelayanan Kesehatan Menuju Barito Kuala Sehat.” Kegiatan tersebut juga diwarnai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama antara Bupati Barito Kuala dengan Direktur Politeknik Kesehatan Kemenkes Banjarmasin serta Direktur Politeknik Unggulan Kalimantan mengenai Tri Dharma Perguruan Tinggi dan Pendayagunaan Tenaga Kesehatan.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Dinansyah menekankan pentingnya kerjasama berbagai pihak untuk mencapai Barito Kuala yang sehat. Ia menegaskan bahwa tanggung jawab ini tidak hanya milik pemerintah, tetapi juga melibatkan masyarakat, sektor swasta, serta perguruan tinggi. Salah satu program unggulan yang diluncurkan adalah Semangat Baja (Semua Masyarakat Sehat Bangun Jamban), yang bertujuan untuk meningkatkan akses sanitasi dan mengurangi prevalensi stunting serta penyakit yang dipengaruhi oleh faktor lingkungan.

“Program ini tidak hanya meningkatkan akses sanitasi, tetapi juga berpotensi menurunkan angka stunting dan penyakit yang berhubungan dengan lingkungan. Stunting yang tinggi dalam jangka panjang dapat berdampak pada kerugian besar bagi pembangunan Kabupaten Barito Kuala,” ujar Dinansyah.

Rakerkesda dan penandatanganan MoU ini dianggap sebagai momentum penting dalam memperkuat pilar pembangunan kesehatan di Barito Kuala. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat diperoleh data terkait pencapaian program di puskesmas, identifikasi masalah kesehatan, serta solusi untuk mempercepat pencapaian target pembangunan kesehatan yang tercantum dalam Rencana Pembangunan Kesehatan Tahun 2026.

Selain itu, Pj. Bupati Dinansyah juga menyerahkan penghargaan kepada Puskesmas dengan kinerja terbaik sebagai bentuk apresiasi terhadap layanan kesehatan yang diberikan kepada masyarakat. Acara dilanjutkan dengan paparan dari Sekretaris Daerah terkait arah dan strategi kebijakan pembangunan kesehatan Kabupaten Barito Kuala untuk periode 2025-2029.

Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan sektor kesehatan untuk menciptakan sistem pelayanan kesehatan yang lebih baik dan lebih efektif bagi masyarakat Barito Kuala. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA