Mantap RS bhayangkara totalitas dlm pelayanan
TRANSPLUS.ID, Banjarmasin
Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) akan melakukan rasionalisasi anggaran perjalanan dinas dan rapat-rapat di lingkungan Pemprov Kalsel. Keputusan ini diambil setelah kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD Kalsel terkait efisiensi anggaran.
Meski demikian, perjalanan dinas ke luar negeri untuk mencari investasi dan mempromosikan potensi daerah tetap dianggarkan, dengan total anggaran sekitar Rp1 miliar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar, mengungkapkan bahwa anggaran untuk perjalanan dinas dan rapat-rapat akan mengalami rasionalisasi. Hal ini disepakati bersama oleh Pemprov Kalsel dan DPRD Kalsel.
Roy menjelaskan bahwa proses rasionalisasi anggaran tersebut melibatkan penataan mana yang perlu digeser, dikurangi, atau bahkan ditambah, sesuai dengan kebutuhan dan prioritas daerah.
“Kami akan memprioritaskan anggaran yang lebih efektif dan efisien, khususnya untuk perjalanan dinas yang benar-benar mendukung pencapaian tujuan pembangunan daerah,” ujarnya.
Meski demikian, Sekda memastikan bahwa perjalanan dinas ke luar negeri tetap akan dianggarkan, terutama yang berkaitan dengan pencarian investasi, promosi, dan pemasaran potensi daerah.
“Perjalanan dinas ke luar negeri tetap dianggarkan, tetapi mekanismenya harus sesuai dengan aturan yang ada. Ini penting agar kegiatan tersebut benar-benar efektif, efisien, dan memiliki dampak positif bagi pembangunan Kalsel,” tambah Roy.
Adapun anggaran untuk perjalanan dinas ke luar negeri sekitar Rp1 miliar. Anggaran ini direncanakan untuk mendukung upaya pemerintah provinsi dalam menjalin kerja sama internasional dan menarik investasi bagi daerah. (hni)
Tidak ada komentar