DPRD Kalsel Terlibat dalam Penanaman Jagung Serentak Satu Juta Hektare untuk Swasembada Pangan

waktu baca 2 menit
Sabtu, 25 Jan 2025 05:50 beritatrans

TRANSPLUS.ID, Banjar

Dalam upaya mendukung swasembada pangan, Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Muh. Alpiya Rakhman, S.E., M.M., ikut serta dalam penanaman jagung serentak satu juta hektare yang dilaksanakan oleh Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Polda Kalsel) di Kecamatan Gambut, Selasa (21/01/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif nasional untuk meningkatkan ketahanan pangan di seluruh Indonesia.

Alpiya mengungkapkan bahwa kegiatan penanaman jagung ini tidak hanya berlangsung di Kalsel, namun juga serentak di seluruh Indonesia. Menurutnya, langkah ini sangat mendukung program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, khususnya untuk jagung.

“Program penanaman serentak jagung ini sangat penting dalam mendukung swasembada pangan, dan kami sangat mengapresiasi peran Polri yang bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dalam merealisasikan program ini,” kata Alpiya.

Ia juga berharap program ini bisa berlanjut dan diikuti oleh lebih banyak petani di Kalsel. “Kami berharap agar program ini tidak hanya berhenti pada seremonial, tetapi bisa dirasakan manfaatnya oleh petani. Kami ingin Indonesia benar-benar swasembada pangan, baik padi maupun jagung,” tambah Alpiya.

Sementara itu, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan mengungkapkan bahwa tahap awal program ini akan dimulai dengan penanaman jagung di lahan seluas 120 hektare. Selain itu, 10 hektare lainnya akan digunakan untuk pengembangan bioflok budidaya ikan haruan.

“Kami akan tanam jagung di 110 hektare, dan sisanya akan kami manfaatkan untuk mengembangkan budidaya ikan haruan sebagai bagian dari pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan,” jelas Kapolda.

Kegiatan penanaman jagung ini tidak hanya menjadi langkah strategis untuk meningkatkan produksi pangan, tetapi juga menunjukkan komitmen kuat pemerintah dan kepolisian dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional, sekaligus memberdayakan petani di daerah. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA