Mantap RS bhayangkara totalitas dlm pelayanan
TRANSPLUS.ID, MARABAHAN – Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi menghadiri Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahun Buku 2025 PT Pelabuhan Barito Kuala Mandiri (PBKM) yang digelar di Aula Selidah, Kamis (12/03). Dalam forum tersebut, Bupati menegaskan pentingnya peran perusahaan daerah dalam memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
RUPS tersebut turut dihadiri Direktur Utama PT PBKM, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Barito Kuala, jajaran direksi perusahaan, serta para pemegang saham.
Dalam sambutannya, Bahrul Ilmi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rapat tahunan tersebut. Ia menilai RUPS menjadi bagian penting dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), khususnya di sektor kepelabuhanan yang memiliki potensi besar bagi perekonomian daerah.
“Atas nama pribadi dan pemerintah daerah, saya mengucapkan terima kasih atas terlaksananya RUPS ini. Ini menjadi bukti bahwa perusahaan daerah kita terus menjalankan tata kelola yang baik,” ujarnya.
Bupati berharap PT PBKM terus memperkuat sistem administrasi dan manajemen perusahaan agar mampu berkembang secara berkelanjutan. Menurutnya, tata kelola yang baik akan menjadi kunci dalam meningkatkan kinerja perusahaan sekaligus menghasilkan dividen yang optimal bagi pemerintah daerah dan para pemegang saham.
Lebih lanjut, Bahrul Ilmi menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki harapan besar terhadap kontribusi PT PBKM dalam mendukung peningkatan PAD. Ia menilai keberhasilan perusahaan daerah tidak hanya diukur dari operasional bisnis, tetapi juga dari dampak ekonominya bagi daerah.
“Pemerintah daerah tentu berharap PT PBKM mampu memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah. Di sisi lain, para pemegang saham juga mengharapkan pembagian keuntungan yang maksimal,” katanya.
Karena itu, ia meminta seluruh jajaran direksi dan pengurus perusahaan untuk terus bekerja keras menyusun strategi bisnis yang tepat, sehingga perusahaan dapat berkembang sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar.
Bahrul Ilmi juga menyoroti pentingnya efisiensi dalam pengelolaan keuangan perusahaan. Ia mengingatkan agar manajemen mampu menjaga keseimbangan antara pemasukan dan pengeluaran guna menghindari kesalahan kebijakan yang dapat berdampak pada kinerja perusahaan.
“Keseimbangan arus kas harus dijaga dengan baik agar tidak terjadi lagi kekeliruan dalam pengambilan kebijakan. PT PBKM harus mampu memberikan hasil nyata bagi pembangunan daerah,” tegasnya. (Red)
Tidak ada komentar