Mantap RS bhayangkara totalitas dlm pelayanan
Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi (tengah) menghadiri dan membuka secara resmi Pelatihan Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) se-Kecamatan Tabunganen di Hotel Tree Park, Banjarmasin, Minggu (18/5) TRANSPLUS.ID, Banjarmasin– Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) se-Kecamatan Tabunganen yang digelar di Hotel Tree Park, Minggu sore (18/5). Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi aparatur desa dalam menyerap dan menanggapi aspirasi masyarakat secara lebih tanggap dan humanis.
Turut hadir mendampingi Bupati dalam acara tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Barito Kuala, Moch Aziz, serta Camat Tabunganen, H. Said Muhammad. Kegiatan ini diikuti oleh perwakilan perangkat desa dari seluruh desa di Kecamatan Tabunganen.
Dalam sambutannya, Bupati Bahrul Ilmi menegaskan pentingnya peran pemerintah desa dalam merespons kebutuhan masyarakat.
“Pemerintahan desa harus selalu tanggap terhadap aspirasi warga dan hadir menolong masyarakat,” ujar Bahrul Ilmi di hadapan para peserta.
Bupati juga mencontohkan tindakan langsung yang ia lakukan sebelum menghadiri kegiatan. Dalam perjalanan menuju lokasi pelatihan, ia menerima pesan dari Gubernur Kalimantan Selatan mengenai warga asal Tabunganen yang tengah dirawat di RSUD Ulin. Tanpa ragu, Bupati memutuskan untuk berbalik arah demi menjenguk pasien bernama Kartinah, penderita kanker tulang, sekaligus memberikan semangat dan bantuan uang tunai kepada keluarga.
“Sebagai bagian dari pemerintahan, kita harus peka terhadap permasalahan warga dan hadir untuk meringankan beban mereka,” tegasnya.
Pelatihan LKD ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, dari 18 hingga 20 Mei 2025. Pada hari pertama, baik Bupati maupun Wakil Bupati dijadwalkan turut memberikan materi pembekalan kepada peserta pelatihan.
Pemerintah Kabupaten Barito Kuala berharap pelatihan ini dapat memperkuat peran serta fungsi lembaga kemasyarakatan desa sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah, serta mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. (red)
Tidak ada komentar