Anggota TNI-AL Diduga Terlibat Pembunuhan Wartawati, Diserahkan ke Pomal Banjarmasin

waktu baca 2 menit
Sabtu, 29 Mar 2025 14:53 AdminTrans

TRANSPLUS.ID, Banjarmasin – Kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang wartawati memasuki babak baru. Seorang anggota Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI-AL) yang diduga sebagai pelaku telah tiba di Banjarmasin, Sabtu (29/3/2025), untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Komandan Polisi Militer Pangkalan TNI AL (Pomal Lanal) Balikpapan, Mayor Laut (PM) Ronald L. Ganap, menegaskan bahwa terduga pelaku, yang merupakan anggota Lanal Balikpapan, telah diserahkan ke pihak berwenang di Banjarmasin, beserta barang bukti yang menguatkan keterlibatannya.

“Kasus ini telah naik ke tahap penyidikan setelah sebelumnya dilakukan penyelidikan di Denpomal Balikpapan. Kami pastikan tidak ada yang ditutup-tutupi, dan proses hukum akan berjalan secara transparan,” ujar Mayor Laut (PM) Ronald L. Ganap.

Terduga pelaku berinisial J diketahui baru berdinas di Balikpapan selama satu bulan. Sebelumnya, ia bertugas di Kalimantan Selatan. Kasus ini mendapat perhatian luas, termasuk dari tim kuasa hukum keluarga korban, yang terus mengawal jalannya penyidikan. Tim pengacara yang terdiri dari Dr. Muhamad Pazri, SH, MH, C. Oriza Sativa, SH, MH, H. Kisworo Dwi Cahyono, SH, dan beberapa rekan lainnya, turut mendampingi keluarga saat pemeriksaan.

Menurut Dr. Muhamad Pazri, pihak keluarga telah menjalani pemeriksaan selama 1,5 jam, dengan enam saksi yang memberikan keterangan kepada penyidik. Sementara itu, terduga pelaku telah mengakui perbuatannya, meski motif di balik pembunuhan ini masih dalam pendalaman.

“Ada indikasi kuat bahwa ini merupakan pembunuhan berencana. Hal itu terlihat dari sejumlah fakta, seperti pembelian tiket dengan nama orang lain, penghancuran KTP, dan berbagai tindakan lain yang menunjukkan adanya persiapan sebelum kejadian,” ungkap Pazri.

Hasil autopsi terhadap korban, Juwita, mengungkap adanya patah tulang pada bagian leher, yang semakin memperjelas bahwa kematiannya bukanlah kecelakaan. Keluarga korban pun telah mendengar langsung keterangan dari tim medis mengenai penyebab kematian Juwita.

Sementara itu, Susi Anggraini menyampaikan apresiasi kepada tim penyidik Pomal Banjarmasin dan Pomal Balikpapan yang telah bekerja secara transparan dan profesional dalam menangani perkara ini.

“Kami berterima kasih kepada pihak penyidik yang telah mengupas kasus ini seterang-terangnya dan membantu mengungkap kebenaran,” tuturnya.

Proses hukum terhadap terduga pelaku masih terus bergulir. Publik kini menantikan kejelasan lebih lanjut terkait motif dan kronologi pembunuhan yang menimpa Juwita, seraya berharap keadilan dapat ditegakkan seadil-adilnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA