Wujudkan Inovasi Desa Berbasis Kearifan Lokal

waktu baca 2 menit
Selasa, 18 Feb 2025 00:17 beritatrans

TRANSPLUS.ID, Marabahan

Penjabat (Pj) Bupati Barito Kuala (Batola), Dinansyah, S.Sos., M.M., didampingi Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Penelitian dan Pengembangan (Bappelitbang), Munadi, ST, secara resmi menerima mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke-10 Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) tahun 2025. Acara tersebut berlangsung di Aula Selidah Marabahan, Pemkab Batola, belum lama ini.

Sebanyak 52 mahasiswa KKN UMB tahun 2025 akan ditempatkan di empat kecamatan yang mencakup enam desa di Kabupaten Batola. Program KKN ini telah dimulai sejak 2021 sebagai bentuk sinergi antara pemerintah daerah dan akademisi dalam mendukung pembangunan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Batola, Dinansyah, menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat desa untuk mengidentifikasi serta mencari solusi terhadap berbagai permasalahan desa. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh di bangku kuliah, serta berperan aktif dalam pembangunan.

“Kami persilakan mahasiswa KKN untuk beradaptasi, bekerja sama dengan masyarakat, serta mengkaji dan mencari solusi atas permasalahan yang ada dengan pendekatan ilmiah. Diharapkan program ini dapat membawa perubahan positif bagi desa-desa yang menjadi lokasi KKN,” ujar Dinansyah.

KKN kali ini mengusung tema Peningkatan Inovasi Desa Berbasis Kearifan Lokal. Dinansyah menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Batola sangat mendukung upaya inovatif yang tetap menghormati dan menjaga nilai-nilai kearifan lokal. Ia berharap inovasi yang dihasilkan dapat meningkatkan daya saing desa serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan daerah.

Ketua Pelaksana Tim KKN-10 UMB, Dr. Muhammad Anshari, S.Si., MM., menyampaikan bahwa program ini bertujuan untuk menggali dan mengembangkan potensi desa secara inovatif dan berkelanjutan.

“Kami berharap mahasiswa KKN dapat memberikan kontribusi nyata dengan mengembangkan potensi desa secara inovatif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Banjarmasin, Ir. H. Ichwan Setiawan, S.T., M.T., menegaskan bahwa KKN merupakan bagian integral dari pembelajaran mahasiswa.

“KKN menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah mereka peroleh di bangku kuliah ke dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.

Acara tersebut dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta KKN secara simbolis oleh Pj. Bupati Batola, didampingi Kepala Bappelitbang Batola dan perwakilan Rektor UMB, kepada mahasiswa KKN.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Bidang Penelitian dan Pengembangan Bappelitbang Kab. Batola, Kepala Kesbangpol Kab. Batola, perwakilan Dinas Kesehatan Kab. Batola, para camat, lurah, serta kepala desa yang menjadi lokasi KKN UMB tahun 2025, perwakilan dosen fakultas, dan mahasiswa peserta KKN Universitas Muhammadiyah Banjarmasin. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA