Mantap RS bhayangkara totalitas dlm pelayanan
TRANSPLUS.ID, KUALA KAPUAS – Wakil Bupati Kapuas, Dodo, SP, membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) Rencana Aksi Prinsip Satu Data Indonesia (Metadata), Sosialisasi Romantik, dan Literasi Statistik Kabupaten Kapuas Tahun 2025. Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) di Aula Bapperida Kabupaten Kapuas, dihadiri Sekretaris Daerah, Pejabat Perencanaan, serta operator pengelola data dari seluruh SOPD.
Acara yang diikuti sekitar 125 peserta ini bertujuan mewujudkan data prioritas yang berkualitas, selaras dengan Prinsip Satu Data Indonesia (SDI), serta meningkatkan pemahaman data sektoral. Ketua Panitia menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menghasilkan rekomendasi statistik yang valid dan dapat digunakan dalam pengambilan kebijakan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Dodo menekankan pentingnya data yang akurat, mutakhir, dan terpadu sebagai kunci perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengendalian pembangunan daerah. “Data yang akurat menjadi prasyarat mutlak bagi keberhasilan pembangunan. Setiap kebijakan dan program harus berdasarkan data yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya, merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia.
Dodo juga menyoroti tantangan yang masih dihadapi dalam implementasi SDI di daerah, termasuk keterbatasan ketersediaan data di produsen data dan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM). Oleh karena itu, ia mengajak seluruh peserta untuk memperkuat kolaborasi antar lembaga dan unit kerja.
“Kita harus wujudkan tata kelola data yang baik, sehingga pembangunan daerah dapat dijalankan secara efektif, efisien, dan berbasis bukti,” pungkas Wakil Bupati. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Kapuas dan sesi pengisian metadata, sebagai bagian dari upaya membangun sistem data yang terpadu, akurat, dan mendukung Kapuas Bersinar. (red)
Tidak ada komentar