Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial dan Disabilitas: Menguatkan Solidaritas dan Inklusivitas

waktu baca 2 menit
Senin, 2 Des 2024 12:02 beritatrans

TRANSPLUS.ID, Banjarmasin

Semangat solidaritas terasa menyatu dalam peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) dan Hari Disabilitas Internasional (HDI) 2024. Acara ini dihadiri langsung oleh Wali Kota Banjarmasin, H Ibnu Sina, yang juga menjadi narasumber utama, di Hotel Rattan Inn Banjarmasin, Senin (02/12/2024).

Mengawali sambutannya, H Ibnu Sina menyampaikan pesan penuh harapan dan ucapan selamat kepada semua pihak yang berperan dalam membangun kesetiakawanan dan inklusivitas di kota ini. “Selamat Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional dan Hari Disabilitas Internasional yang kita peringati bersama-sama di tingkat Kota Banjarmasin,” ucapnya hangat.

Bukan Sekadar Seremonial

Peringatan HKSN dan HDI di Banjarmasin menjadi lebih dari sekadar perayaan tahunan. Dengan mengusung semangat kebersamaan, acara ini menggarisbawahi pentingnya memperkuat hubungan sosial, gotong royong, dan saling peduli untuk mengatasi berbagai persoalan masyarakat.

“Semua persoalan di kota ini bisa diselesaikan jika kita bekerja bersama, terutama melalui kolaborasi antara pilar-pilar sosial, Dinas Sosial, dan SKPD terkait,” tegas Ibnu Sina. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan peringatan ini sebagai momentum mempererat tali kebersamaan dan membantu sesama, khususnya bagi warga dengan kebutuhan khusus.

Pesan Solidaritas dalam Penampilan Seni

Tak hanya diskusi inspiratif, acara ini juga menampilkan seni sebagai medium komunikasi dan inklusivitas. Penampilan pantomim oleh Yuhestin Septia, seorang tuna rungu dari Rumah Disabilitas Borneo, memukau para hadirin. Melalui gerak tubuh dan ekspresi, ia menyampaikan pesan tentang kekuatan, harapan, dan perjuangan.

Selain itu, drama teater oleh Pilar Sosial Kota Banjarmasin menjadi pengingat akan pentingnya kesetiakawanan dalam mengatasi persoalan sosial. Penampilan ini menghadirkan kisah-kisah kehidupan yang menginspirasi, mencerminkan bagaimana gotong royong dapat membawa perubahan nyata di masyarakat.

Menguatkan Komitmen untuk Masa Depan

Ibnu Sina berharap momen ini dapat menjadi langkah awal untuk terus memperjuangkan kota yang lebih inklusif dan berkeadilan. “Dalam suasana HKSN dan HDI ini, mari kita saling bantu-membantu,” ajaknya, mengingatkan pentingnya kepedulian dan solidaritas.

Peringatan HKSN dan HDI di Banjarmasin tak hanya menginspirasi, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kota yang adil dan berkeadilan lahir dari rasa saling peduli, kerja sama, dan inklusivitas yang nyata. Dengan semangat ini, Banjarmasin terus melangkah menjadi kota yang ramah dan setara untuk semua warganya. (hni)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA