Kronologi Berita TEMPO VS NasDem, DPW NasDem Kalsel Ikut Protes

waktu baca 3 menit
Rabu, 15 Apr 2026 09:45 redaksi2

TRANSPLUS.ID, BANJARMASIN – DPW Partai NasDem Kalsel menyampaikan keberatan resmi terhadap pemberitaan Tempo yang terbit pada 13–16 April 2026. Pengurus NasDem Kalsel meminta klarifikasi sekaligus permintaan maaf tertulis atas pemberitaan yang dinilai menyudutkan partai dan tokoh NasDem.

Untuk menyampaikan keberatan resmi ini, pengurus DPW NasDem Kalsel ramai-ramai mendatangi gedung PWI Kalsel, di Jalan Pangeran Hidayatulah, Banjarmasin, Rabu (15/4/2025). Kedatangan pengurus NasDem Kalsel disambut langsung Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie didampingi Sekretaris PWI Kalsel, Toto Fachrudin bersama seluruh pengurus PWI Kalsel.

Menariknya, kedatangan pengurus NasDem juga mengundang puluhan anggota polisi dari gabungan Polda Kalsel, Polresta Banjarmasin, dan Polsek Banjarmasin Timur. Polisi menduga bakal ada aksi demo, namun kenyataannya pertemuan tersebut hanya silaturahmi sekaligus membacakan pernyataan sikap dihadapan pengurus PWI Kalsel.

Sebenarnya apa yang menjadi protes NasDem terhadap Tempo. Ini kronologinya, Tempo menerbitkan sebuah laporan berita politik yang membahas dinamika elite politik nasional, posisi NasDem dalam peta koalisi, serta isu kemungkinan kerja sama atau manuver politik antar partai besar.

Dalam laporannya Tempo juga menampilkan ilustrasi sampul yang menyorot figur utama NasDem, yaitu Surya Paloh berjalan tanpa alas kaki. Serta judul sampul Tempo, PT NasDem Indonesia Raya TBK, yang dianggap menggambarkan Partai NasDem seperti perusahaan.

Atas pemberitaan tersebut, Partai NasDem akhirnya mengeluarkan pernyataan protes dan keberatan kepada Tempo ke media dan publik.

Keberatan ini tidak hanya disampaikan di tingkat nasional, tetapi juga menguat ditingkat daerah, termasuk Kalsel.

Dalam siaran pers resminya, DPW NasDem Kalsel menyatakan bahwa pemberitaan tersebut telah melukai perasaan kader serta dianggap menyudutkan pimpinan partai, termasuk Surya Paloh.

Mereka juga menilai pemberitaan Tempo menggambarkan partai politik sebagai entitas yang bersifat pragmatis dan berorientasi pada kepentingan bisnis, serta menggunakan narasi yang dinilai tidak sesuai dengan etika jurnalistik.

NasDem Kalsel menilai pemberitaan tersebut telah melampaui batas kritik dan berpotensi menyesatkan publik serta merugikan eksistensi partai politik.

Atas dasar itu, DPW NasDem Kalsel mengajukan tuntutan kepada Tempo, yakni permintaan maaf secara tertulis kepada pimpinan dan institusi Partai NasDem. serta Jaminan tertulis agar kejadian serupa tidak terulang dikemudian hari

Wakil Ketua DPW NasDem Kalsel, Kartoyo mengecam pemberitaan Tempo yang merugikan nama baik partai dan menyerang pribadi tokoh NasDem Surya Paloh. “Kami ingin adanya permintaan maaf secara resmi dari Tempo,” ujarnya.

Hal serupa juga disampaikan Pengurus DPW Nasdem, Rijani bahwa pengurus daerah bersama dengan Ketua DPW Kalsel akan berangkat ke Jakarta dalam waku dekat untuk menyampaikan keberatan secara resmi kepada dewan pers.

“Pernyataan resmi ini akan kami sampaikan kepada dewan pers pusat. Harapannya kedepan tidak ada lagi kesalahan seperti ini terjadi dan diselesaikan secara profesional,” ucapnya.

Sementara itu, Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie menyambut baik kedatangan pengurus NasDem Kalsel sekaligus bersilaturahmi kepada pengurus PWI Kalsel. Meski tidak punya wewenang untuk menyelesaikan kasus terkait pemberitaan Tempo dengan NasDem. Namun pihaknya akan menyampaikan pernyataan resmi ini kepada PWI pusat dan dewan pers. “Kebetulan Jumat ini saya akan ke dewan pers dan PWI pusat. Nanti akan saya sampaikan penyataan resmi Partai NasDem ke dewan pers,” ujarnya. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA