Kolaborasi Pemerintah dan Swasta Didorong Percepat Pembangunan Jembatan Desa Lawang Kamah

waktu baca 2 menit
Sabtu, 18 Apr 2026 12:43 redaksi2

TRANSPLUS.ID, KUALA KAPUAS – Upaya percepatan pembangunan infrastruktur di wilayah pedesaan kembali menjadi perhatian dalam rapat koordinasi lanjutan rencana pembangunan jembatan menuju Desa Lawang Kamah, Kecamatan Timpah, Kabupaten Kapuas, yang digelar di Ruang Rapat Rumah Jabatan Bupati Kapuas, Jumat (17/4).

Rapat tersebut membahas skema pembangunan jembatan yang diharapkan dapat membuka akses transportasi masyarakat, sekaligus memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Kapuas yang memiliki wilayah sangat luas dan beragam kondisi geografis.

Dalam pertemuan itu, turut hadir perwakilan sejumlah perusahaan swasta yang siap berkolaborasi dalam pembangunan infrastruktur melalui skema konsorsium, di antaranya PT Daya Sakti, PT Asmin Bara Bronang, PT Telent Orbit Prima, dan PT Suprabari Mapanindo Mineral. Hadir pula Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Kapuas Teguh Yunianto.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa pemerataan pembangunan masih menjadi tantangan, mengingat luas wilayah Kapuas yang mencapai sekitar 17.400 kilometer persegi, sehingga membutuhkan sinergi berbagai pihak untuk mempercepat pembangunan di daerah terpencil.

Dalam pembahasan tersebut, disampaikan pula bahwa akses menuju Desa Lawang Kamah sempat terdampak kondisi tertentu di lapangan, sehingga kebutuhan pembangunan jembatan menjadi semakin mendesak untuk menunjang aktivitas masyarakat.

Pemerintah daerah menyambut baik komitmen para investor yang bersedia berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur tersebut. Bentuk dukungan yang dibahas mencakup desain konstruksi yang akan disesuaikan dengan kondisi lapangan, baik menggunakan material kayu, ulin, hingga beton permanen.

Pembangunan jembatan yang direncanakan memiliki panjang sekitar 400 meter itu diharapkan dapat segera direalisasikan dalam waktu dekat. Dengan dukungan alat berat dan koordinasi lintas pihak, proyek tersebut ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu yang relatif singkat sehingga segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Selain itu, pemerintah juga menekankan pentingnya peran perusahaan yang beroperasi di wilayah setempat untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan daerah, khususnya dalam mendukung aksesibilitas masyarakat dan kegiatan ekonomi lokal.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mewujudkan pemerataan pembangunan infrastruktur, sekaligus memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di Desa Lawang Kamah dan sekitarnya. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA