Adhyaksa Mural Fest 2025: Semarak Seni untuk Melawan Korupsi

waktu baca 2 menit
Selasa, 18 Mar 2025 15:43 beritatrans

TRANSPLUS.ID, Jakarta, 18 Maret 2025 – Kejaksaan Agung kembali menggelorakan semangat antikorupsi dengan cara yang unik dan kreatif. Melalui Adhyaksa Mural Fest 2025, masyarakat, khususnya para seniman mural, diajak untuk berpartisipasi dalam menyuarakan pesan-pesan integritas melalui karya seni.

Festival yang digelar selama dua hari, 18-19 Maret 2025, di Lapangan Upacara Kejaksaan Agung ini mengusung tema “Bersama Lawan Korupsi, Bersama Lindungi Negeri.” Acara ini dibuka langsung oleh Jaksa Agung, yang menegaskan pentingnya peran seni dalam mengedukasi dan membangun kesadaran publik terhadap bahaya korupsi.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan pesan antikorupsi dapat tersampaikan lebih luas melalui media seni yang dekat dengan masyarakat dan mampu menginspirasi generasi muda untuk turut serta dalam gerakan membangun integritas bangsa,” ujar Jaksa Agung dalam sambutannya.

Tak sekadar ajang kompetisi, Adhyaksa Mural Fest 2025 merupakan kolaborasi antara Kejaksaan Agung dan Tempo Media Group yang bertujuan mendorong partisipasi publik dalam upaya pencegahan korupsi. Lewat seni mural, pesan moral dan nilai kejujuran dapat disampaikan dengan cara yang lebih visual, menggugah, dan mudah diterima oleh masyarakat luas.

Festival ini juga menjadi bukti nyata bahwa pemberantasan korupsi tidak hanya menjadi tugas aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat. Seni mural, yang dikenal sebagai medium ekspresi publik, diharapkan dapat menjadi alat komunikasi yang efektif dalam menyebarkan nilai-nilai antikorupsi.

Adhyaksa Mural Fest 2025 sejalan dengan visi dan misi Kejaksaan Agung dalam memperkuat strategi pencegahan korupsi, sebagaimana diatur dalam Peraturan Jaksa Agung RI Nomor: PER-010/JA/06/2015 tentang Rencana Strategis Kejaksaan Republik Indonesia Tahun 2015-2019.

Dengan semangat kreativitas dan kolaborasi, Adhyaksa Mural Fest 2025 diharapkan menjadi langkah maju dalam membangun kesadaran kolektif untuk melawan korupsi. Seni bukan sekadar keindahan, tetapi juga bisa menjadi senjata ampuh untuk perubahan. Mari bersama lawan korupsi, mari bersama lindungi negeri!. (Ydi)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA