TRANSPLUS.ID, Banjarbaru
Dalam upaya menanggulangi peredaran narkoba yang semakin meresahkan, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel, DR. H. Supian HK, S.H., M.H., kembali menegaskan komitmennya untuk “perang melawan narkoba”. Pernyataan tersebut disampaikannya saat menghadiri pemusnahan barang bukti narkoba yang digelar oleh Ditresnarkoba Polda Kalsel di Markas Komando Polda Kalsel, Banjarbaru, Rabu (15/1).
Supian HK memberikan apresiasi tinggi kepada Kapolda Kalsel beserta jajarannya atas keberhasilan mengungkap kasus peredaran narkoba dengan jumlah barang bukti yang mengejutkan: 65.524,15 gram sabu, 12.171 butir ekstasi, dan 576,99 gram serbuk ekstasi. “Ini adalah pencapaian luar biasa, dan saya sangat mengapresiasi upaya keras pihak kepolisian. Banyak generasi muda kita yang berhasil diselamatkan dari bahaya narkoba yang sangat merusak ini,” ujar Supian HK dengan tegas.
Namun, Supian HK menekankan bahwa perang melawan narkoba bukanlah tugas pihak kepolisian semata. Ia menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat untuk turut serta dalam memutus mata rantai peredaran narkoba yang semakin merajalela. Menurutnya, peran keluarga sangat penting dalam upaya pencegahan ini, di mana orang tua diharapkan untuk lebih aktif dalam mendidik dan mengawasi anak-anak mereka agar terhindar dari bahaya narkoba.
“Mari bersama-sama kita perangi narkoba dengan cara mendidik dan mengawasi anak-anak kita sejak dini. Efek narkoba sangat berbahaya bagi tubuh, dan kita semua harus berperan aktif untuk melindungi generasi muda dari ancaman ini,” ujar Supian HK dengan penuh semangat.
Senada dengan pernyataan Supian HK, Kapolda Kalsel, Irjen. Pol. Rosyanto Yuda, S.I.K., S.H., M.H., juga menegaskan pentingnya kerja sama antar lembaga pemerintah dan masyarakat dalam memerangi narkoba. Kapolda mengungkapkan bahwa Kalsel masih menjadi daerah dengan potensi tinggi untuk peredaran narkoba, yang masuk melalui jaringan internasional, terutama dari negara Malaysia dan Singapura.
“Peredaran narkoba ini sudah melibatkan jaringan internasional, terbukti dari penangkapan kali ini yang terindikasi berasal dari Malaysia dan Singapura. Kami mengajak seluruh Forkopimda untuk bersatu padu, kita harus gaungkan ‘Perang Terhadap Narkoba’ di seluruh wilayah Kalsel,” ungkap Kapolda.
Pemusnahan barang bukti narkoba yang berlangsung pada hari itu menjadi simbol komitmen kuat untuk menanggulangi kejahatan narkotika di Kalimantan Selatan. Di bawah kepemimpinan Supian HK dan Kapolda Rosyanto Yuda, diharapkan bahwa langkah tegas ini dapat mengurangi dampak buruk narkoba bagi masyarakat dan generasi muda Kalsel. (red)
Tidak ada komentar