Supian HK Apresiasi Kinerja Polda Kalsel, Soroti Kejahatan Jalanan dan Narkoba

waktu baca 2 menit
Senin, 3 Agu 2026 13:47 redaksi2

TRANSPLUS.ID, BANJARBARU – Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan H. Supian HK mengapresiasi capaian kinerja operasional Polda Kalsel sepanjang Triwulan II 2026. Meski angka kriminalitas di sejumlah wilayah mengalami penurunan, DPRD menilai sejumlah persoalan seperti kejahatan jalanan, narkoba, dan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah rawan masih perlu mendapat perhatian serius.

Hal tersebut disampaikan Supian HK saat menghadiri Rapat Gelar Operasional (GO) dan Pembinaan Triwulan II Tahun 2026 dibandingkan Triwulan I Tahun 2026 Polda Kalsel di Rupatama Polda Kalsel, Senin (3/8/2026). Supian hadir didampingi anggota Komisi III DPRD Kalsel, Ahmad Syarwani.

Dalam rapat tersebut, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan bersama jajaran memaparkan capaian kinerja operasional selama Triwulan II 2026. Sejumlah indikator menunjukkan adanya penurunan angka kriminalitas di beberapa wilayah, disertai penguatan kegiatan preemtif dan preventif melalui patroli, peran Bhabinkamtibmas, serta berbagai operasi kepolisian.

Supian HK menilai capaian tersebut menunjukkan adanya upaya konkret jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Kalimantan Selatan.

“Kami DPRD Kalsel mengapresiasi capaian kinerja Polda Kalsel di TW II 2026. Angka gangguan kamtibmas yang dapat ditekan dan berbagai program preventif yang dijalankan menjadi bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat,” ujar Supian HK.

Namun, ia mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat aparat lengah. Evaluasi melalui Gelar Operasional, menurutnya, harus menjadi dasar untuk memperbaiki strategi penanganan gangguan keamanan pada triwulan berikutnya.

“Dari hasil paparan tadi, kami melihat masih ada beberapa tantangan seperti kejahatan jalanan, narkoba, dan gangguan kamtibmas di daerah rawan,” katanya.

Supian menegaskan DPRD Kalsel siap mendukung upaya peningkatan kinerja kepolisian melalui fungsi anggaran dan pengawasan. Dukungan tersebut diarahkan terutama terhadap program yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

Ia menyebut peningkatan sarana dan prasarana kepolisian, penguatan sumber daya manusia, serta pembinaan masyarakat sebagai sejumlah aspek yang perlu terus diperkuat.

“DPRD Kalsel siap mendukung melalui fungsi anggaran dan pengawasan, agar program-program prioritas Polda seperti peningkatan sarana prasarana, penguatan SDM, dan kegiatan pembinaan masyarakat bisa berjalan optimal,” tegasnya.

Menurut Supian, sinergi antara DPRD, Pemerintah Provinsi Kalsel, dan Polda Kalsel menjadi faktor penting dalam menciptakan kondisi keamanan yang kondusif. Stabilitas keamanan tidak hanya berkaitan dengan ketertiban masyarakat, tetapi juga berpengaruh terhadap kelancaran aktivitas ekonomi, investasi, dan pembangunan daerah.

Ia berharap hasil evaluasi dalam Gelar Operasional tersebut dapat menjadi acuan dalam penyusunan program kerja Polda Kalsel pada Triwulan III dan IV 2026.

“DPRD Kalsel berkomitmen menjadi mitra strategis Polda Kalsel. Keamanan yang terjaga adalah kunci agar investasi dan pembangunan di Banua berjalan lancar demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA