Pemkab Batola Lepas Mudik Gratis 2026, Layani Rute Sungai Marabahan–Kuripan

waktu baca 2 menit
Selasa, 17 Mar 2026 14:17 redaksi2

TRANSPLUS.ID, MARABAHAN – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Batola) resmi melepas peserta program mudik gratis bertajuk “Hati Lega Lebaran Bahagia” di Dermaga Siring Ulek Marabahan, Selasa (17/3/2026). Program ini disiapkan untuk memfasilitasi masyarakat yang akan pulang kampung menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Pelepasan dilakukan oleh Bupati Barito Kuala, H. Bahrul Ilmi, didampingi Wakil Bupati Herman Susilo, serta dihadiri jajaran kepala SKPD di lingkungan Pemkab Batola.
Kepala Dinas Perhubungan Batola dalam laporannya menyampaikan bahwa program mudik gratis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan layanan transportasi yang aman dan terjangkau bagi masyarakat.
“Program ini dilaksanakan untuk mempermudah akses transportasi masyarakat agar dapat mudik dengan aman, nyaman, dan tertib,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pelaksanaan mudik gratis berlangsung selama empat hari sebelum Idulfitri untuk arus keberangkatan dan empat hari setelahnya untuk arus balik. Rute yang dilayani yakni Marabahan–Kuripan dan Kuripan–Marabahan dengan menggunakan empat unit speedboat.
Menurutnya, pemanfaatan jalur sungai menjadi pilihan utama mengingat kondisi geografis Barito Kuala yang masih memiliki keterbatasan akses darat di sejumlah wilayah.
Wakil Bupati Herman Susilo mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut. Ia berharap program ini dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam mengurangi beban biaya perjalanan saat mudik.
Sementara itu, Bupati Bahrul Ilmi menegaskan bahwa program mudik gratis merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam memberikan pelayanan publik, terutama pada momentum Lebaran.
“Melalui program ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman, nyaman, serta dapat berkumpul bersama keluarga di kampung halaman,” kata Bahrul.
Program mudik gratis ini menjadi salah satu langkah konkret Pemkab Batola dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, sekaligus memastikan kelancaran mobilitas warga di wilayah yang mengandalkan transportasi sungai sebagai sarana utama. (Red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA