Bupati Kapuas Buka Turnamen Biliar ‘Born to Be a New Champions’, Semarakkan HUT ke-80 RI

waktu baca 2 menit
Kamis, 14 Agu 2025 12:37 redaksi2

TRANSPLUS.ID, KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas H.M. Wiyatno, S.P., secara resmi membuka Turnamen Biliar “Born to Be a New Champions” yang digelar Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kabupaten Kapuas di UJM Sport Biliar dan Café, Kamis malam (14/8/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia.

Turut hadir dalam acara Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas Dr. Usis I. Sangkai, Wakapolres Kompol Ronny Marthius Nababan, Pembina dan Ketua PBB Kabupaten Kapuas, serta sejumlah Kepala Perangkat Daerah.

Dalam sambutannya, Bupati Wiyatno menekankan bahwa turnamen ini lebih dari sekadar ajang adu keterampilan. “Born to Be a New Champions bukan hanya slogan, tetapi ajakan untuk terus berkembang, menjadi juara dalam keahlian, perilaku, dan kontribusi bagi masyarakat,” ujarnya. Ia menambahkan, turnamen ini menjadi sarana untuk melatih mental juara, sportivitas, dan mempererat persaudaraan.

Bupati juga mengaitkan kegiatan ini dengan tema HUT ke-80 RI, “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”, serta visi Kapuas Bersinar (Berdaya Saing, Sejahtera, Indah, Aman, Religius). Ia mengajak seluruh pemuda, khususnya anggota PBB, untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun Kapuas yang lebih maju dan harmonis.

Turnamen ini diikuti 44 peserta dari berbagai daerah di Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, termasuk Kapuas dan Pulang Pisau, menandakan Kapuas terbuka bagi kompetisi sehat dan bersahabat.

Acara semakin meriah dengan exhibition match yang melibatkan Bupati, Forkopimda, dan Kepala OPD Kabupaten Kapuas. Bupati menutup sambutannya dengan pesan, “Juara sejati adalah mereka yang bersaing dengan terhormat dan meninggalkan jejak persahabatan.”

Turnamen ini menjadi wadah untuk mengasah kemampuan, menumbuhkan sportivitas, serta mempererat tali persaudaraan lintas daerah dan budaya, sejalan dengan semangat kemerdekaan yang terus hidup di Kabupaten Kapuas. (red)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA